kau tahu.
seiring aku jengah jendela.
lama aku menanya.
suram malamku
gelap langitku
kenapa ada bintang.
sepertimu.
kerlipan yg ada
menyelusup diari hari-hariku.
mencipta tulisan indah
bersama
kita jauh.
kadang tak nampak.
tapi saling meluah.
sehingga waktu menjawab.
persahabatan.
aku kira.
bagai malam dengan bintangnya.
kelibatmu.
bukan bintang biasa.
jangan penat menulis
ReplyDeletesemua itu darah kita
jiwa
-na'dz
tidak mungkin penat
ReplyDeletekerna erti lelah ; adalah tulisan